Help Support Charles Wongso’s Family During ICE Detention

Charles Wongso’s family relies on this fund for urgent legal fees and monthly essentials

  • O
284 donors
0% complete

$27,290 raised of $25K

Help Support Charles Wongso’s Family During ICE Detention

Donation protected
UPDATE 3/27
Hi everyone, 

Thank you to everyone who has supported our dad either by donating or sharing our story. As of Friday 3/27, our father’s stay of removal was denied, and now ICE is trying to deport our dad without proper due process for the motion to reopen. We now have less than 24 hours to act to prevent him from being deported and face a 10-year ban into the US. We are urgently filing a Mandamus Injunction to stop ICE’s unlawful removal. The funds raised so far have already been exhausted due to earlier legal fees, so we are asking for your support once more to help us raise an additional $10,000 to file the injunction. Your love and support means everything to us—we are fighting with everything we have bring our dad home safely to his family and community. Thank you for standing with us. 

-Johnson & Jacqueline
---------------------------------------------------------------------------
On the early morning of December 11th, 2025, Charles Wongso, a father, husband, and a member of Philly's Indonesian community was detained by ICE agents as he was getting in his car to go to work. Instead of being at home with his family for the holidays, he was taken to the Philadelphia Federal Detention Center (FDC) and then transferred to the Moshannon ICE detention center, trapped and alone without basic necessities.
Pada pagi hari tanggal 11 Desember 2025, Charles Wongso, seorang ayah, suami, dan anggota komunitas Indonesia setempat, ditahan oleh beberapa agen ICE saat ia hendak masuk ke mobilnya untuk berangkat kerja – sebuah rutinitas yang seharusnya dapat dilakukan siapa pun tanpa perlu mengkhawatirkan keselamatan mereka. Sejak saat itu, ia ditahan di Pusat Penahanan Federal Philadelphia (FDC) selama satu minggu dan kemudian dipindahkan ke pusat penahanan Moshannon, di mana ia memiliki akses terbatas untuk menghubungi keluarganya dan untuk mendapatkan kebutuhan dasar.

Charles's Story / Kisah Charles
Charles lives in South Philly with his wife and two children, Jacqueline and Johnson, where the family has called home for over 25 years. Charles, along with his family, is an active member of the local Indonesian church community. He serves in the church ministry as a transportation driver, ensuring members are safely picked up and dropped off for weekly services. Without him, many members of the local community would not be able to practice their faith together. His heart to serve others, his generosity, and his big smile has always had a large impact on his community.
Charles tinggal bersama istri dan kedua anaknya Jacqueline dan Johnson, di Philadelphia – kota yang telah mereka tinggali selama lebih dari 25 tahun. Charles, bersama keluarganya, adalah anggota aktif komunitas gereja Indonesia setempat. Ia melayani dalam pelayanan gereja sebagai pengemudi transportasi, memastikan anggota jemaat dijemput dan diantar dengan aman untuk kebaktian mingguan. Tanpa dia, banyak anggota komunitas lokal tidak akan dapat beribadah bersama. Kerelaan hatinya untuk melayani orang lain, kemurahan hatinya, dan senyumnya yang ramah selalu memberikan dampak besar bagi komunitas Indonesia.

Words from Charles’s son, Johnson Wongso // Pernyataan dari putra Charles, Johnson Wongso
“My Dad has always been the one to give back, not only to the communities he is a part of, but also individuals who are around him. Even after he was taken by ICE, while he was inside the detention facility, he was helping other detainees reach their loved ones. In the few moments he was able to communicate with us, he used that time to share information about others, so we could help them connect with their families.

All my success, all of what I know on how to serve my community, it all comes from my Dad. Without him there is no success, no school, no opportunity for me or our family. I am a better person, a better son, and better leader in my community, because of all that my dad has shown me and has sacrificed for me. Now it is my turn to sacrifice everything I can in hopes to return my dad home and to his family.”

“Ayah saya selalu menjadi orang yang suka memberi kembali, bukan hanya kepada komunitas tempat dia berada, tetapi juga kepada individu-individu di sekitarnya. Bahkan setelah dia ditangkap dan berada di dalam fasilitas penahanan, dia membantu tahanan lain untuk menghubungi orang-orang terkasih mereka. Dalam beberapa saat dia dapat berkomunikasi dengan kami, dia menggunakan waktu itu untuk berbagi informasi tentang orang lain, sehingga kami dapat membantu menghubungkan mereka dengan keluarga mereka. Semua kesuksesan saya, semua yang saya ketahui tentang cara melayani komunitas saya, semuanya berasal dari ayah saya. Tanpa dia, tidak akan ada kesuksesan, tidak ada sekolah, tidak ada kesempatan bagi saya atau keluarga kami.

Saya menjadi pribadi yang lebih baik, anak yang lebih baik, dan pemimpin yang lebih baik di komunitas saya, karena semua yang telah ditunjukkan ayah saya dan pengorbanan yang telah dia lakukan untuk saya. Sekarang giliran saya untuk mengorbankan semua yang saya bisa dengan harapan dapat membawa ayah saya pulang dan kembali kepada keluarganya.”

Words from Charles’ daughter, Jacqueline Wongso // Pernyataan dari putri Charles, Jacqueline Wongso
“One of my most cherished memories with my father is from my Sweet 17th birthday celebration, a meaningful milestone in Indonesian culture. It was the first time I ever shared a father-daughter dance with him. I still remember how nervous he was, having never taken a dance lesson before, yet he stepped onto the dance floor without hesitation simply to make me happy. That moment captures the essence of who my father is, someone who quietly sets aside his own discomfort and fear to put his family first.

Like many daughters, I have always dreamed of the day my father will walk me down the aisle. More than that, I dream of having him home again. My deepest hope is that we can be reunited as a family, not only to celebrate future milestones, but also to share more father-daughter dances together. But this time, those moments we share together as a family will be as a symbol of reunion, healing, and restored wholeness for our family.”

“Salah satu kenangan terindah saya bersama ayah adalah saat perayaan ulang tahun ke-17 saya, sebuah momen penting dalam budaya Indonesia. Itu adalah pertama kalinya saya berdansa dengan ayah. Saya masih ingat betapa gugupnya dia, karena belum pernah mengikuti pelajaran menari sebelumnya, namun dia melangkah ke lantai dansa tanpa ragu hanya untuk membuat saya bahagia. Momen itu menggambarkan esensi dari sosok ayah saya, seseorang yang dengan tenang mengesampingkan ketidaknyamanan dan ketakutannya sendiri demi mengutamakan keluarganya.

Seperti banyak anak perempuan lainnya, saya selalu memimpikan hari ketika ayah akan mengantar saya ke altar pernikahan. Lebih dari itu, saya bermimpi agar dia kembali ke rumah. Harapan terbesar saya adalah agar kami dapat bersatu kembali sebagai keluarga, tidak hanya untuk merayakan momen-momen penting di masa depan, tetapi juga untuk berbagi lebih banyak tarian ayah-putri bersama. Tetapi kali ini, momen-momen yang kami bagikan bersama sebagai keluarga akan menjadi simbol persatuan kembali, penyembuhan, dan keutuhan yang dipulihkan untuk keluarga kami.”

How you can help // Bagaimana Anda Bisa Membantu
Charles' family has been working tirelessly to get him back home and ensuring he has access to necessary resources while he is in the ICE detainment facility. Your donation will help support this family with their legal fees as they fight to free Charles, monthly living costs due to the loss of the household breadwinner, and will help ensure that Charles can remain in contact with his family while he is detained.

Keluarga Charles telah bekerja tanpa lelah untuk membawanya kembali ke rumah dan memastikan dia mendapatkan akses ke sumber daya yang dibutuhkan selama berada di fasilitas penahanan. Donasi Anda akan membantu keluarga ini dalam menanggung biaya pengacara yang penting, dan memastikan bahwa Charles tetap dapat menghubungi keluarganya selama masa penahanannya.

We do not know how long Charles’ family will need to continue fighting for their case, but we know that it's likely to be at least several months. No matter the outcome, this family could use as much financial help that you can give. Thank you for supporting Charles and his family in this difficult time.

Kami tidak tahu berapa lama keluarga Charles akan perlu terus berjuang untuk kasus mereka, tetapi kami tahu bahwa kemungkinan besar akan memakan waktu setidaknya beberapa bulan. Terlepas dari hasilnya, keluarga ini sangat membutuhkan bantuan finansial sebanyak yang Anda bisa berikan. Terima kasih atas dukungan Anda kepada Charles dan keluarganya. Terima kasih atas dukungan Anda kepada para imigran yang merupakan anggota komunitas kita. Terima kasih telah menjadi manusia yang baik.

Asian Americans United is collecting the funds for Charles’ family, to use for necessary monthly finances. We will transfer all the funds raised to the family to help pay for necessary lawyer fees, utilities, and transportation costs for visitation to visit Charles while he is being held at Moshannon.

Asian Americans United mengumpulkan dana untuk keluarga Charles, yang akan digunakan untuk kebutuhan keuangan bulanan. Kami akan mentransfer semua dana yang terkumpul kepada keluarga untuk membantu membayar biaya pengacara, tagihan utilitas, serta biaya transportasi untuk mengunjungi Charles selama dia ditahan di Moshannon.

Organizer

Asian Americans United
Organizer
Philadelphia, PA

Your easy, powerful, and trusted home for help

  • Easy

    Donate quickly and easily

  • Powerful

    Send help right to the people and causes you care about

  • Trusted

    Your donation is protected by the GoFundMe Giving Guarantee