My name is Yusuf Nasser Ahmed, a 21-year-old Palestinian.
I was forced to flee Gaza in December 2023 after the war destroyed not only our homes but also our dreams, relationships, and future. I left behind everything — my university, my friends, and many members of my family. I lost loved ones and witnessed the collapse of a life I had worked so hard to build. This was not just a war — it was total destruction caused by an occupying army that has targeted our homeland for generations.
I currently live in Egypt with very limited resources. My father lost his job. My mother lost her income. Our home and my university were destroyed. Many of the professors who once taught me are now gone. I used to document life and reality through a camera lens, trying to show beauty despite the suffering. Now, I’m trying to stay strong and rebuild my life from zero.
Despite earning a 2.0 GPA in high school, I have never stopped learning. I completed online courses in programming (Python, HTML, Java), design (Photoshop, Illustrator, After Effects, Premiere), and English language.
In 2022, I proudly won second place in the Hult Prize competition for Gaza universities. But today, I am not competing for awards. I am simply asking for a second chance at life — a chance to live a normal, simple, and human life. I don’t seek luxury. I only wish to live like any other university student — to attend classes, return in the afternoon, and see friends in the evening.
To help me achieve this, my friend Angel Fulco, a 30-year-old from Adelaide, South Australia, reached out to me through social media and generously offered to organize this fundraiser on my behalf. She is a trusted friend and will be collecting the funds directly and sending them to me securely using verified money transfer services (like Western Union).
Transparency and use of funds:
• Who is being supported: Yusuf Nasser Ahmed (myself), currently living in Egypt after fleeing Gaza.
• Who is organizing: Angel Fulco, a personal friend from Australia, handling donations securely.
• Use of funds:
• Tuition fees and education-related costs
• Basic living expenses (rent, food, internet)
• Legal and visa-related fees for future education or relocation
• Essential tools (laptop, books, learning materials)
Please note: This fundraiser is entirely humanitarian.
No part of these funds will go to military, defense, propaganda, or conflict-related causes of any kind. I am not affiliated with any armed group or political effort.
Even a small donation — $10 — can make a real difference in helping me rebuild what was lost. I ask you to consider donating or simply sharing this campaign with those who may be able to help.
Thank you for reading my story. Thank you for believing that hope still lives.
Nama saya Yusuf Naser Ahmad, seorang pemuda Palestina berusia 21 tahun.
Saya terpaksa meninggalkan Gaza pada Desember 2023 setelah perang menghancurkan segalanya — rumah kami, impian kami, hubungan kami, dan masa depan kami. Saya meninggalkan universitas saya, teman-teman saya, dan beberapa anggota keluarga saya. Saya kehilangan banyak orang tercinta — baik keluarga maupun teman. Ini bukan sekadar perang, ini adalah kehancuran total yang dilakukan oleh pasukan pendudukan yang telah menyerang tanah kami selama beberapa generasi.
Sejak meninggalkan Gaza, saya tinggal di Mesir dengan sumber daya yang sangat terbatas. Ayah saya kehilangan pekerjaannya, ibu saya kehilangan penghasilannya, rumah kami hancur, dan universitas tempat saya belajar juga hancur total. Banyak dosen yang pernah mengajar saya kini telah tiada. Dulu, saya mengekspresikan realitas kami melalui kamera saya — berusaha menampilkan penderitaan kami dengan lensa keindahan dan harapan. Kini, saya hanya berusaha bertahan dan membangun kembali hidup saya dari nol.
Saya menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas dengan nilai rata-rata 2.0.
Meskipun banyak tantangan, saya tidak pernah berhenti belajar. Saya telah menyelesaikan beberapa kursus online dalam bidang pemrograman (Python, HTML, Java), desain dan pengeditan video (Photoshop, Illustrator, After Effects, Premiere), serta studi bahasa Inggris.
Pada tahun 2022, saya dengan bangga meraih juara kedua dalam kompetisi Hult Prize tingkat universitas di Gaza. Tapi hari ini, saya bukan lagi seorang pesaing — saya hanyalah seorang pemuda yang meminta kesempatan kedua untuk hidup. Sebuah kehidupan sederhana dan manusiawi. Saya tidak menginginkan kemewahan, saya hanya ingin hidup seperti mahasiswa lain: pergi ke kampus di pagi hari, pulang di siang hari, dan bertemu teman-teman di malam hari.
Untuk membantu saya dalam perjalanan ini, seorang teman bernama Angel Fulco, seorang wanita Australia berusia 30 tahun dari Adelaide, Australia Selatan, menghubungi saya melalui media sosial dan memutuskan untuk membantu saya menjalankan kampanye ini. Karena saya tidak memiliki rekening bank atau akun PayPal pribadi, Angel akan mengelola penggalangan dana dan mengirimkan dana kepada saya di Mesir melalui cara-cara transfer uang yang aman seperti Western Union.
Transparansi dan Penggunaan Dana:
• Siapa yang akan menerima dana?
Saya, Yusuf Naser Ahmad, warga Palestina yang mengungsi ke Mesir.
• Siapa yang mengatur kampanye ini?
Angel Fulco, teman saya dari Australia, yang mengatur dan mengelola kampanye ini.
• Untuk apa dana digunakan?
• Biaya pendidikan dan pelatihan
• Biaya kebutuhan hidup dasar (sewa, makanan, internet)
• Biaya dokumen hukum dan visa jika diperlukan
• Alat pendukung pembelajaran (laptop, buku, dan perlengkapan belajar lainnya)
Penting:
Kampanye ini bersifat kemanusiaan sepenuhnya. Tidak ada bagian dari dana yang digunakan untuk mendukung konflik bersenjata, kelompok militer, atau aktivitas politik apa pun. Saya tidak terlibat dalam kelompok militer atau gerakan propaganda.
Bahkan donasi kecil sebesar 10 dolar saja dapat membuat perbedaan besar dalam hidup saya.
Saya mohon pertimbangkan untuk berdonasi atau membagikan kampanye ini kepada mereka yang mungkin dapat membantu.
Terima kasih telah membaca kisah saya.
Dan terima kasih karena masih percaya bahwa harapan itu tetap ada.
Organizer and beneficiary
Angela Fulco
Beneficiary






